Demi Broadband, 2G Telkomsel Tamat di 2015
Mataram - Telkomsel perlahan mulai mengurangi pembangunan infrastruktur 2G berbasis GSM/DCS. Operator seluler ini sudah berniat untuk menghentikan pembangunannya dalam tiga tahun ke depan.
Direktur Utama Telkomsel Alex J Sinaga mengungkapkan, pengurangan pembangunan 2G sudah dilakukan sejak Telkomsel giat membangun Broadband City sejak Juli 2011 lalu. Kini, kota broadband Telkomsel sudah berjumlah 200.
"Tahun ini 50% BTS kami sudah 3G, dan tahun depan 70% BTS juga 3G. Itu artinya ke depan, persentase 2G terus menurun. Di 2015, persentase 2G jadi 0% alias tidak dibangun lagi," katanya di Hotel Santika Mataram, NTB, akhir pekan ini.
Dalam 11 bulan terakhir ini Telkomsel telah membangun 11.000 BTS atau 1.000 BTS per bulan, dimana 50% di antaranya adalah BTS 3G. Sementara di tahun 2013 mendatang sang operator menargetkan pembangunan lebih gencar lagi, 15.000 BTS baru dengan 70% di antaranya BTS 3G.
"Alasan kami tidak bangun 2G lagi karena LTE kemungkinan sudah dimulai. Tinggal menunggu gong dari BRTI dan Kominfo. Apalagi, di beberapa negara, LTE sudah komersial," kata Alex.
Telkomsel sendiri telah menyatakan minat dan mengakus siap untuk ekspansi 4G berbasis LTE. Namun, sebelumnya, operator ini lebih dulu menginginkan tambahan blok kanal 3G untuk mempercepat ekspansi broadband data sebelum beralih ke 4G LTE.
Direktur Network Telkomsel Abdus Somad Arief mengatakan, pihaknya mengalokasikan 40% pembangunan jaringan untuk ekspansi coverage baru dan 60% untuk menambah kapasitas jaringan existing yang sudah berat beban trafiknya.
"Pembangunan 2G hanya untuk area yang masih belum tercover. Dan untuk existing, kalau masih ada yang 2G, akan kami tambah jadi 3G untuk kapabalitasnya," kata dia.
Selain memperkuat infrastruktur, Telkomsel juga telah menggelar uji coba 3G di sejumlah lokasi terbatas di 900 MHz untuk alternatif frekuensi.
Menurutnya, Telkomsel sudah menggelar trial di beberapa kota yang towernya tersedia tiga BTS, yakni BTS GSM 900 MHz, BTS DCS 1800 MHz, dan BTS WCDMA di 2,1 GHz.
"Kita akan coba di 900 MHz dengan mematikan GSM. Tapi cobanya di site yang ada di DCS dulu, jadi berani kita matikan karena ada back up untuk 2G-nya," kata dia.
Di tiap tower yang ada tiga BTS ini, Telkomsel bisa melayani 11.000 pelanggan. GSM dan DCS masing-masing bisa melayani 4.000 pelanggan dengan jangkauan 2,5 km dan 1 km. Sedangkan 3G WCDMA melayani 3.000 pelanggan.
Title : Telkomsel Tamat di 2015
Description : Demi Broadband, 2G Telkomsel Tamat di 2015 Mataram - Telkomsel perlahan mulai mengurangi pembangunan infrastruktur 2G berbasis GSM/DCS. Op...